Home » » Perbedaan Antara Anemia Dan Darah Rendah

Perbedaan Antara Anemia Dan Darah Rendah

Written By Arumie Muslimah on 23/03/15 | Senin, Maret 23, 2015

Dalam masyarakat kita sering terjadi kerancuan antara beberapa istilah medis yang sayangnya telah dianggap benar oleh masyarakat, contohnya anemia atau kurang darah dan darah rendah, walaupun gejalanya hampir sama, namun ternyata kedua istilah ini sama sekali tidak sama. Berikut perbedaan anemia dan darah rendah.

Perbedaan antara anemia dan darah rendah yang pertama adalah dari pengertian. Anemia atau darah rendah adalah sebuah kondisi dimana kadar hemoglobin dalam darah sangat rendah, atau dibawah rata rata yang menyebabkan pasokan oksigen dalam darah menurun, hal ini karena hemoglobin bertugas mengikan oksigen dalam darah. Hal ini cukup mengganggu ritem kerja tubuh mengingat oksigen adalah salah satu faktor yang sangat penting bagi tubuh untuk bisa berfungsi dengan optimal. Sedangkan kurang darah atau dalam istilah medis disebut sebagai hipotensi (lawannya hipertensi) mengacu pada suatu kondidi dimana terdapat gejala atau tanda tanda yang khas karena aliran tekanan darah yang melalui arteri dan vena seseorang mengalami penurunan karena beberapa hal dan mengakibatkan menurunnya kemampuan aliran darah ke organ organ penting tubuh yang dapat menyebabkan organ organ tersebut tidak berfungsi normal dan dapat mengakibatkan kerusakan baik sementara maupun permanen. 

Secara sederhana dapat dikatakan anemia adalah kurangnya kandungan hemoglobin dalam darah yang mengikat oksigen untuk disalurkan ke seluruh tubuh, sedangkan darah rendah adalah rendahnya tekanan darah dalam tubuh seseorang yang mengakibatkan aliran darah kurang dalam mensuplai oksigen ke seluruh tubuh. Kedua penyakit ini sama sama membahayakan bila dibiarkan dan dapat membahayakan nyawa seseorang karena apabila pasokan oksigen kurang apalagi sampai terhenti pada organ organ penting maka akan mengakibatkan organ organ tersebuh rusak, bahkan pada konsisi ektrim akan menyebabkan organ organ itu kemudian berhenti berfungsi dan menyebabkan kematian. 

Perbedaan antara anemia dan darah rendah yang kedua dapat dilihat dari gejala walau memang tidak banyak perbedaannya, namun untuk lebih jelaskan silahkan baca dibawah ini

 Gejala kurang darah atau anemia :
  1. Pucat pada bagian dalam kelopak mata, untuk memeriksanya silahkan regangkan bagian bawah mata, bila terlihat pucat maka anda mungkin terkena anemia
  2. Merasa cepat lelah, kurangnya oksigen dalam tubuh menyebabkan kurangnya metabolisme tubuh yang menghasilkan energi atau tenaga, akibatnya tubuh jadi cepat lelah
  3. Sakit kepala karena kurangnya suplai oksigen pada otak
  4. Palpitasi yaitu denyut jantung yang tidak teratur, mengalami kecepatan yang tidak normal atau teratur hal itu dilakukan agar pasokan oksigen ke dalam tubuh tercukupi.
  5. Ujung jari berwarna pucat dan putih ketika ditekan karena kurangnya sel darah merah dalam tubuh
  6. Sesak napas, hal ini karena paru paru bekerja ektra untuk mendapatkan oksigen lebih banyak agar kebutuhan oksigen tubuh tercukupi
  7. Mual
  8. mual ketika penderita bangun tidur mirip dengan morning sickness pada ibu hamil
  9. Kekebalan tubh yang menutun karena asupan energi kurang sehingga penderita mudah sakit
  10. Pucat pada wajah atau terlihat kekuningan. 
  11. rambut rontok karena kulit kepala mengalami kekurangan oksigen dan ramput pun menipis dan tidak sehat sehingga mudah rontok
 Sedangkan ciri ciri kurang darah diantaranya:
  1. Pusing yang dikarenakan ketidakmampuan aliran darah yang rendah sehingga darah yang dibawa tidak mencukupi.
  2. Pingsan yang masih berkaitan dengan ketidak mampuan aliran darah sampai ke ortak, hal ini terutama apabila kita dalam posisi berdiri karena aliran darah harus melawan hukum gravitasi.
  3. konsurtasi kurang, hal ini karena otak kurang mendapatkan pasokan oksigen sehingga harus bekerja keras dalam berkonsentrasi, dan konstripasi pun akan dengan mudah buyar. 
  4. Pandangan kabur yaitu pandangan kabur yang terjadi beberapa saat dan berulang ulang
  5. Mual mual yang tiba tiba dan kadang berulang
  6. Dingin dan kulit pucat karena darah tak cukup mengisi sampai ke jaringan tepi karena rendahnya tekanan darah.
  7. Napas yang cepat dan dangkal merupakan cara tubuh untuk tetap mencukupi pasokan oksigen dalam tubuh.
  8. Lemas dikarenakan darah yang berisi energi tidak menjangkau otot dan organ lainnya.
  9. Haus merupakan cara tubuh untuk memenuhi kebutuhan caitan dalam tubuh, hal ini karena air merupakan komponen penting dalam pembentukan tekanan darah.
Perbedaan  antara anemia dan darah rendah juga dapat dilihat dari penyebabnya.
Penyebab anemia diantaranya:
  1. Kurangnya zat besi dalam tubuh yang diperlukan sumsum tulang untung membuat hemoglobin, dan jenis anemia termasuk iron deficiency anemia
  2. Kurangnya vitam B-12 dan folat, anemia jenis ini masuk vitamin deficiency anemia
  3. Penyakit tertentu yang mempengaruhi produksi sel darah merah atau hemoglobin dan disebut anemia og chronic disease
  4. Kurangnya kemampuan sumsum sulang dalam memperoduksi sel sel darah yang belum diketahui penyebabnya, merupakan anemia yang paling berbahaya karena dapat mengancam nyawa atau dalam istilah medis disebut aplastic anemia
  5. Beberapa penyakit seoerti leukimia dan myelodysplasya menyebabkan produksi darah di sumsum tulang belang berkurang atau disebut anemias associated with bone marrow disease.
  6. Kecacatan hemoglobin yang menyebabkan darah merah berbentuk seperti bulan sabit dan mati secara prematur, disebut sebagi sickle cell anemia
Penyebab darah rendah, diantaranya:
  1. Dehidrasi diakibatkan kekurangan cairan tubuh  karena tubuh melakukan kegiatan yang menguras cairan tubuh seperti olahraga berlebihan, berdiri dibawah matahari terik, atau lupa minum.
  2. Pendarahan 
  3. Inflamasi atau peradangan yang terjadi pada organ tubuh dan berlanjut pada peradangan pembuluh darah disekitarnya.
  4. Otot jantung lemah sehingga tidak bisa memompa darah dengan baik keseluruh tubuh, hal ini menyebabkan tekanan darah rendah.
  5. Penyumbatan pembuluh darah sehingga jaringan yang bertugas mengirimkan sinyal ke jantung mengalami gangguan dan denyut jantung tidak teratur akibatnya sistem pemompaan darah oleh jantung jadi ikut terganggu.
  6. Kehamilan karena aliran darah juga melalui janin untuk memberi nutrisi pada janin
  7. Infeksibakteri tertentu yang masuk dan menggangu sistem peredaran darah
  8. Kurang nutrisi sehingga terutama yang berpengaruh pada sistem peredaran darah dan jantung
  9. Masalah enduktrin bisa berupa penyakit tiroidm kekutangan hormon adrenalin atau dula darah rendah dan bisa menyebabkan tekanan darah rendah karena endokrin merupakan kelenjar tyang mengontrol produksi hormon dan aliran darah
Perbedaan antara anemia dan darah rendah yang terakhir adalah dari alat yang digunakan, anemia diukur dengan mengunakan Hb meter yang berfungsi untuk mengukur kondisi hb dalam darah sedangkan darah rendah di ukur dengan mengunakan tensimeter yaitu alat untuk mengukur tekanan darah atau biasa disebut tensi dalam tubuh.

Nah demikian beberapa perbedaan antara anemia dan darah rendah. Ingat kenali gejala gejalanya, hal ini untuk membantu anda melakukan pengobatan yang tepat dan mencegah salah obat bila pengobatan dilakukan secara mandiri (tidak dengan konsultasu fokter) namun demikian saya sarankan apapun penyakitnya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang lebih tepat. semoga artikel ini bisa berguna ya!

0 komentar:

Posting Komentar